Sabtu, 07 Januari 2012

Wakil Wali Kota Bandung Lakukan Sidak, 33 orang Tidak Ikut Apel Pagi

     Bandung, INA-INA.
    Wakil Walikota Bandung Ayi Vivananda melakukan inspeksi mendadak (SIDAK) pasca liburan menyambut Tahun Baru 2012 ke kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bandung, Jalan Ambon No.1, Senin (2/1). Sidak dimulai pukul 11.00 wib. Wakil Walikota Bandung diterima oleh Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Bandung Meivy Adha Krisnan, dan mulai dari loket pembuatan akta kelahiran. Ayi Vivananda didampingi Meivy berkeliling loket pelayanan diselingi bertanya keluhan warga dalam proses pelayanannya. Sidak pun berakhir pukul 12.00. wib.
  Menurut Ayi Vivananda, sidak tersebut dilakukan pasca libur tahun baru. Dipilihnya Disdukcapil, karena Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) tersebut merupakan dinas yang vital dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, apalagi pasca libur tahun baru. "Disdukcapil ini merupakan dinas yang vital dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, sehingga kita pilih untuk sidak hari ini," ujar Ayi.
   Dalam sidak tersebut ternyata terdapat sekitar 33 orang yang tidak mengikuti apel pagi. Tetapi menurut Ayi hal tersebut tidak mengurangi fungsi pelayanan kepada masyarakat. "Meskipun tadi ada sekitar 33 orang yang tidak ikut apel pagi, tetapi fungsi pelayanan tetap berjalan dengan baik," jelas Ayi. Mereka yang tidak ikut apel pagi, menurut Ayi akan diserahkan kepada kepala Disdukcapil untuk ditindaklanjuti.
   Dikatakannya juga, pada saat menjelang pergantian tahun, jumlah permintaan pembuatan akte mencapai 2.500 lebih dengan petugas yang melayaninya sekitar 12 orang, terdiri dari 6 orang pegawai disdukcapil, dan sisanya merupakan pegawai dari skpd lain yang diperbantukan.
   Sedangkan terkait dengan pegawai yang kurang dalam pelayanan di disdukcapil, apalagi terkait dengan pembuatan e-ktp, Wakil Walikota Bandung akan menyampaikan kepada Badan Kepegawaian Daerah untuk mengkajinya dan melaporkan kepada WaliKota Bandung permasalahan tersebut. "Tentu saja permasalahan ini akan saya laporkan kepada Bapak Walikota Bandung, dan menugaskan BKD untuk mengkaji permasalahan ini," ungkap Ayi.
   Permasalahan tersebut, menurut Ayi dapat diselesaikan dengan dua cara, yaitu yang pertama dengan merekrut secara outsourcing atau dengan meminta bantuan kepada SKPD lain yang bisa mengoperasikan komputer.
  "Ada dua cara menyelesaikan masalah ini, dengan cara outsourcing dan minta bantuan kepada skpd lainnya," pungkas Ayi.Tim R